Sabtu, 27 September 2014

OPINi JODOH

opini jodoh
   Banyak teman-teman mulai gundah dengan pendamping hidupnya kelak, ada yang ingin disegerakan tapi tak kunjung datang, ada yang sudah dilamar tapi belum siap, dan ada pula yang masih menjalani masa penjajakan/perkenalan satu sama lain dengan berpacaran. Tak heran, jika sudah malam minggu, beranda akun facebook jejaring sosial yang dimiliki dominan pemuda itu,penuh dengan status makna malam minggu. Ada apa malam minggu? kata pepatah yang ngetrend dikalangan muda-mudi malam minggu malam yang panjang, untuk bersenang-senang, lupain segala tugas dari guru,dosen atau kantor. Upz,,dengan siapa mereka menghabiskan waktu itu menjadi urgen bagi pemuda, saling menyaingi atau memamerkan aktivitas dan "pasangan" hihihihi.
  
    Oke kembali pada topik "jodoh". Sulit untuk mengetahui dengan siapa kita berjodoh, ibarat menjari jarum di padang rumput, sulitt. Tapi kesulitan itu bukan berarti kita tidak menemukan jodoh kita, sehingga kita mengumbar cinta dan kehormatan, untuk dia yang kita percaya bahwa dialah imam kita kelak,  keliru. Lihat saja banyak peristiwaa yang mengumbar kehormatan untuk cinta sesaat,nafsu, yang takberujung kedamaian, malah setelah kisah cinta itu usai, berakhir pula hubungan itu, entah berakhir pada perceraian, gagal nikah, atau lari dari pertanggung jawaban. Fenomena.

      Jodoh,, bukan teka taki silang yang jawabannya dapat dipilih dengan bantuan jawaban lainnya. Ia berdiri sendiri, dengan permainan yang tak mudah di tebak bahwa itu sebuah teka teki. Tapi percayalah, kita dilahirkan berpasang-pasangan, lihat saja ada siang-malam, susah-sengan,suka-duka,kaya-miskin,sakit-sehat.

     Oke guys,tenangkan hatimu,fokuslah atas apa yang ingin dicapai, kejarlah karirmu, persiapkan dengan matang dunia akhiratmu, yakinlah kita begitu berharga, tak terbandingi jika kita mampu menjaga kehormatan, karena "wanita yang baik hanya akan berjodoh dengan laki-laki yang baik, dan sebaliknya", QS.An-nur:26). 
     Jodoh adalah sebuah misteri, yang dapat kita pecahkan dengan senantiasa tawadhu,memperbaiki diri,agar kita hanya bisa dijammah oleh dia yang halal untuk kita.
#selamat memuhasabbah diri



Selasa, 23 September 2014

komunikasi persuasi/catatan hari ini

 
             Persuasif berasal dari bahas latin persuasio yang artinya memberanikan atau meyakinkan. Menurut istilah persuasi berarti tindakan atau perilaku untuk mencari faktor-faktor kekuatan membujuk,menghadirkan kepercayaan kepada komunikan, agar terpengaruh atas informasi atau tujuan dari pesan yang ditujukan pada komunikan.
           Jadi, komunikasi persuasi yaitu proses penyampaian pesan dengan kemasan pesan membujuk,meyakinkan,melalaui media komunikasi,dan di dukung dengan simbol-simbol.
             Agar persuasi itu berhasil di butuhkan argumen--argumen pendukung sebagai penguat dari pesan yang disampaikan. Misalnya berupa fakta,literatur-literatur yang pernah dibaca.
              Fungsi dari persuasif yaitu:
  • membentuk sikap dan perilaku
  • merubah sikap dan perilaku
        kareakteristik dari komunikasi persuasi yaitu:
  1. menggunakan simbol-simbol
  2. komunikasi verbal dan non verbal
  3. berusaha membangkitkan suatu respon yang khusus dari komunikan
  4. melibatkan dua orang atau lebih atau kelompok
  5. efek pesannya tidak selalu berhasil
  6. terjadi dalam setiap kehidupan/aktivitas keseharian
komunikasi persuasi dipengaruhi oleh daya tarik dan tekhnik dari pesan tersebut. Baik daya tarik bersifat rasional maupun emosianal.
   

puisi hati

SYAIR HATI

tak perlu engkau bersedih kawan,
jodohmu tidak akan tertukar,
tak perlu engkau resah orang yang engkau kegumi tak akan menjadi imam mu,
tunggulah,,dengan penantian terbaik,,sibuk memperbaiki diri,sibuk menata masa depanmu,dunia dan akhiratmu.
tak perlu berwajah kecut,saat mereka sudah memiliki pasangan,
tak perlu minder ketika ia menyinggungmu karena tak memiliki teman spesial seperti mereka.
cukup,tutup telingamu,cukup,pejamkan matamu,cukup,bisikan hatimu,
untuk terus mengumpulkan kekuatan,mendayung melawan arus,mengarungi lautan sendiri,
tunggulah,samapai Ia datang,datang mengemudi,mengarungi samudra berdua,atas restu Allah.